Senin, 03 Oktober 2011


Yune Suci Astuti itulah nama yang di berikan oleh orangtua ku untuk ku. Yune itu punya singkatan, kata orangtua ku Yun diambil dari nama panjang mamah ku yaitu Yudha Ningsih, sedangkan e yaitu huruf awal nama bapak ku yaitu Endang Supratman. Aku lahir di kota tahu yaitu Sumedang, pada tanggal 9 April tahun 1992. Sedangkan Suci itu adalah singkatan dari gabungan dua kota yaitu Subang dan Ciamis. Subang adalah tempat kelahiran mamah ku dan Ciamis adalah tempat kelahiran bapak ku. Aku anak tunggal, dulu aku sempat punya adik. Tapi kemudian adikku sakit dan pada saat di rumah sakit nyawanya tidak dapat di tolong lagi. Adik ku meninggal dunia pada usia 4 tahun dan saat itu aku berusia 12 tahun. Aku dan seluruh keluarga ku sangat sedih sekali, adik ku yang pintar dan lucu telah tiada.

                   Pasti semua orang bingung kenapa aku bisa di lahirkan di kota Sumedang. Jadi, ceritanya pada saat mamah mengandung mamah tinggal di Subang, dan karena dari tempat tinggal nenek di Subang lebih dekat ke Rumah Sakit Umum Sumedang (RSUD Sumedang), akhirnya mamah di bawa ke RSUD Sumedang. Jaraknya hanya sekitar + 1 jam perjalanan jika di tempuh dengan mobil pribadi. Tapi lucunya walaupun aku lahir di Sumedang aku jarang sekali ke kota kelahiran ku itu, sebab di Sumedang memang tidak ada saudara sama sekali. Aku ke kota sumedang hanya sekali dalam satu tahun itu pun jika pada saat libur hari lebaran, saat aku pulang ke Subang bersama keluarga dan aku menyempatkan diri untuk jalan- jalan ke Sumedang.

                   Masa kecil ku ada di Karawang, aku dan keluargaku pindah ke Karawang. Pada saat usia ku 2 tahun. Aku tidak di sekolahkan di taman kanak- kanak. Karena memang aku tidak mau. Aku di masukkan saja ke tempat pengajian atau TPA, tapi itupun sangat sulit sekali orangtua ku menyuruh ku agar aku mau belajar di TPA. Karena aku lebih suka berdiam diri di rumah. Aku juga bukan tipe anak yang suka bermain jauh dari rumah sewaktu kecil.
                  
                   Memasuki usia sekolah dasar (SD), mamah dan bapak ku memasukkan aku ke SD Tanjungpura VII. Pada awal masuk sekolah aku sangat cengeng, pernah suatu hari aku menangis di kantor sekolah, dan mencoba di buat tertawa oleh para guru. Aku menangis, karena ingat sama mamah. Untung saja wali kelas ku waktu itu sangat baik sekali dan mau menghibur ku sampai mamah datang ke sekolah. Tapi, walaupun aku sering menagis, aku selalu mendapatkan peringkat terbaik di kelas selalu masuk tiga besar. Pada saat SD aku juga sekolah di Madrasah Diniyah Awaliyah Nurul Islam (MDA Nurul Islam), walaupun aku di paksa orangtuaku, tapi akhirnya aku dapat lulus dari MDA dengan nilai yang memuaskan.

                   Memasuki usia sekolah SMP, aku masuk SMPN 3 Karawang, aku masuk SMPN 3 Karawang, karena memang jarak nya tidak jauh dari rumah ku. Di masa-masa inilah aku benar- benar merasakan masa sekolah dan pengalaman- pengalaman baru yang belum pernah aku temukan sebelumnya. Apalagi sewaktu di Smp aku masuk masuk organisasi Pramuka dan terpilih sebagai pemimpin regu. Senang banget rasanya, pengalaman nya banyak sekali mulai dari mengikuti kemah, caranya berorganisasi dan aku juga terpilih sebagai wakil sebagai wakil Ketua Osis di Smp. Pasti merasa kaget kan aku yang yang di SD cengeng akhirnya bisa mandiri di Smp, iya itu semua karena satu hal positif dari hasil aku mengikuti Organisasi. Aku punya banyak teman. Setiap hari aku lewati penuh canda dan tawa. Dan di masa ini juga pertama kali ada rasa suka terhadap lawan jenis. Dan pada masa Smp aku pernah mengikuti lomba pidato bahasa Inggris antar Smp se-kab. Karawang, tapi sayang tidak menjadi juara. Nilai- nilai ku di Smp juga bagus seperti di SD. Di Smp juga aku benar- benar mendapatkan rasa percaya diri yang amat memuncak, benar-benar indah masa Smp ku.

                   Memasuki masa Sma, aku dan dua orang sahabat ku di Smp berjanji akan masuk Sma yang sama, pada saat itu aku mendaftar ke SMAN 3 Karawang bersama sahabat- sahabat ku, pada hari pengumuman penerimaan siswa baru ternyata hanya aku yang di terima di SMAN 3 Karawang, sahabat- sahabat ku tidak di terima di SMAN 3 Karawang karena nilai nya tidak mencukupi. Rasanya sedih sekali, karena tidak bisa satu sekolah lagi dengan dua sahabat ku, kami berpisah. Selalu teringat dalam pikiran ku akan masa- masa indah bersama dua sahabat ku yang selalu ada di saat aku sedih atau pun gembira. Tapi untung nya zaman sudah canggih jadi kami masih bisa bersmsan atau bertelepon- teleponan.

                   Dan sekarabg aku bersekolah di kelas XI IPA 1 SMAN 3 Karawang, pada awal masuk Sma terasa begitu berat, karena aku harus menjalani hari- hari ku tanpa sahabat ku. Tapi lama kelamaan aku menikmati masa Sma ku karena aku mendapatkan kepercayaan diri setelah aku mendapat juara sebagai MC Formal dealam acara Pensi sekolah kelas X. Aku merasa bangga pada diri ku sendiri. Rasanya senang sekali, lalu kebahagiaan selanjutnya adalah aku dapat masuk jurusan IPA Sma sesuai dengan harapan orangtua ku.

            Harapan selanjutnya adalah aku ingin melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi. Dan mengambil pendidikan guru. Dan aku dapat membuat orangtua ku bangga serta aku dapat membahagiakan kedua orangtua ku. Amien 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar